Asap Karhutla, Garuda Batalkan 12 Penerbangan Domestik


Maskapai penerbangan Garuda Indonesia, terpaksa membatalkan 12 penerbangan, untuk sejumlah rute penerbangan domestik.





Pembatalan penerbangan ini tidak lepas dari dampak kebakaran hutan dan lahan, yang terjadi sejak beberapa waktu lalu.





Diketahui kabut asap kebarakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan, membuat jarak pandang penerbangan menurun. Sehingga sangat berbahaya bagi aktifitas penerbangan.





Garuda Batalkan 12 Penerbangan Domestik





Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia M. Ikhsan Rosan menjelaskan, keputusan tersebut diambil untuk keselamatan dan keamanan penerbangan.





Iksan mengakui, bahwa keputusan pembatalan sejumlah penerbangan ini, akan berdampak terhadap sejumlah rotasi penerbangan.





Pihak Garuda menghimbau kepada calon peumpang, agar memeriksa jadwal penerbangan secara berkala. Sehingga mereka mengetahui lebih awal, jika terjadi perubahan atau pembatalan jadwal penerbangan.





"Kami telah mempersiapkan upaya mitigasi untuk penanganan penerbangan yang terdampak termasuk penanganan penumpang," ujar Ikhsan melalui keterangan tertulis, Minggu (15/9).





Pihak Garuda Indonesia sendiri memberikan sejumlah kompensasi, terkait hal ini. Penumpang diberikan pilihan untuk mengubah jadwal penerbangan (reschedule), memindahkan rute (reroute), atau melakukan pengembalian uang (refund).





Berikut adalah data penerbangan yang dibatalkan hingga hari minggu siang:





  1. GA580/581- Rute Jakarta - Samarinda - Jakarta.
  2. GA582/583 - Rute Jakarta - Samarinda - Jakarta.
  3. GA512/513 - Rute Jakarta - Pontianak - Jakarta.
  4. GA502/505 - Rute Jakarta - Pontianak - Jakarta.
  5. GA504/507 - Rute Jakarta - Pontianak - Jakarta.
  6. GA552/553 - Rute Jakarta - Palangkaraya - Jakarta.




Selain membatalkan 12 penerbangan tersebut, pihak Garuda juga melakukan pengalihan penerbangan GA 550 Rute Jakarta - Palangkaraya, menjadi Jakarta - Balikpapan lalu kembali lagi ke Jakarta.





Kebarakan hutan dan lahan yang saat ini masih terjadi, membuat udara dipenuhi kabut asap. Sehingga jarak pandang penerbangan sangat terbatas.





Bahkan kondisi di Bandara Supadio di Kabupaten Kubu Raya, hingga saat ini (16/9) masih diselimuti kabut asap kebakaran hutan. Jarak pandang yang hanya mencapai 550 meter, membuat sejumlah pesawat masih belum diizinkan untuk mendarat.


Related Posts

Asap Karhutla, Garuda Batalkan 12 Penerbangan Domestik
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.