Biografi Dan Profil Erick Thohir Secara Singkat


Erick Thohir adalah salah seorang pengusaha sukses di Indonesia. Awalnya memang tidak banyak yang mengenal nama pengusaha ini.





Namanya mulai terkenal sejak ia membeli, sekaligus menjadi pemilik dari klub sepakbola dunia Inter Milan. Klub sepakbola yang berbasis di Italia ini, sebelumnya dimiliki oleh Massimo Moratti.





Beberapa waktu lalu, Erick Thohir juga sempat menjadi ketua penyelenggara Asian Games 2018. Ia terbilang sukses dalam menyelenggarakan perhelatan olahraga terbesar se-Asia tersebut.





Cukup banyak perusahaan yang ia jalankan hingga saat ini, di antaranya bergerak di bidang media dan entertainment. Ia adalah pendiri dari perusahaan Mahaka Group.





Biografi Erick Thohir





  • Nama : Erick Thohir
  • Lahir : Jakarta, 30 Mei 1970
  • Agama : Islam
  • Orang Tua : Teddy Thohir (ayah), Edna Thohir (ibu)
  • Saudara : Garibaldi Thohir, Rika Thohir.
  • Istri : Elizabeth Tjandra
  • Anak : Mahatma Arfala Thohir, Mahendra Agakhan Thohir, Makayla Amadia Thohir, Magisha Afryea Thohir




Erick adalah anak dari pasangan Teddy Thohir ( ayah) dan Edna Thohir (ibu). Erick dilahirkan di Jakarta pada tanggal 30 Mei 1970. Ia memiliki dua orang saudara kandung, yaitu Garibaldi Thohir dan Rika Thohir.





Lahir di keluarga pengusaha yang kaya raya, memberikan keuntungan bagi Ercik. Karena ia bisa mengenyam pendidikan dengan baik, bahkan hingga ke luar negeri.





Erick menyelesaikan pendidikan sarjananya di Glendale University. Setelah itu, ia melanjutkan program Master di Universitas Nasional California, dengan mendalami ilmu Administrasi Bisnis (Master of Business Administration).





Perjalanan Karir Erick Thohir





Dalam biografi Erick Thohir, diketahui pada tahun 1993, ia berhasil menyelesaikan pendidikannya, dan kemudian ia kembali ke Indonesia untuk membangun perusahaan sendiri.





Meskipun ia lahir dalam keluarga pengusaha, tapi ayah Erick tak memperkenankan dirinya untuk meneruskan perusahaan keluarga.





Oleh sebab itu Ercik mendirikan Mahaka Group, bersama temannya Muhammad Lutfi, Wisnu Wardhana dan R. Harry Zulnardy.





Di tahun 2001 perusahaan yang ia dirikan tersebut, mengakuisisi harian Republika, karena Ercik tertarik terhadap bisnis media. Namun karena ia belum memiliki pengalamam dalam bisnis media, Erick kemudian belajar dari ayahnya.





Ia juga mendapat bimbingan dari Jakob Oetama (pendiri harian Kompas), dan Dahlan Iskan selaku bos Jawa Pos.





Erick menjabat sebagai Persiden Direktur PT Mahaka Media hingga 2008, dan pada tahun 2010 ia menjabat sebagai Komisioner hingga saat ini.





Perusahaan ini juga membeli Harian Indonesia, yang diterbitkan ulang dengan nama Sin Chew-Harian Indonesia. Editorial konten dan pengelolaan harian ini, dipegang oleh Sin Chew Media Corporation Berhad.





Mahaka Group semakin berkembang, hingga dapat menguasai majalah a+, Parents Indonesia, dan Golf Digest. Perusahaan ini juga memiliki stasiun televisi JakTV, satsuin radio GEN 98.7 FM, Prambors FM, Delta FM, dan FeMale Radio.





Erick juga senang dengan olahraga, terutama basket. Kemudian ia memutuskan untuk mendirikan klub basket Mahaka Satria Muda Jakarta dan Mahaputri Jakarta.





Pada bulan November 2013, Erick membeli klub sepakbola Inter Milan. Namun pada tahun 2018 kemarin Erick melepas 70 persen saham klub sepakbola ini, karena harus fokus untuk penyelenggaraan Asian Games 2018.





Demikianlah biografi dan profil Erick Thohir, yang dikenal sebagai pengusaha sukses di Indonesia. Kini namanya semakin terkenal sejak menjadi ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf.


Related Posts

Biografi Dan Profil Erick Thohir Secara Singkat
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.