Tips Keuangan: Milenial Melek Finansial


Milenial penting sekali untuk memperhatikan pengelolaan
keuangan secara baik.





Pasalnya, Jika tidak melakukan persiapan dengan cerdas bisa
saja terperosok dari kebangkrutan di usia 50 tahun, lho.





Perencana Keuangan sekaligus founder dari ZAP Finance, Prita
Hapsari Ghozie, mengungkapkan kebangkrutan dari generasi milenial disebabkan
gaya hidup yang tidak memiliki skala prioritas.





Prita Ghozie, Founder ZAP Finance





bukalapak.com




"Para milenial termasuk keluarga muda lagi galau. Beli rumah? Kendaraan atau liburan? Kalau milenial tak hati-hati, mereka akan bangkrut di usia 50 tahun. Dia enggak punya aset," ujar Prita dalam bincang santai di Marketing Gallery Soutgate Residence, Jakarta Selatan, Sabtu (7/9).





Prita mengatakan, pengaturan prioritas keuangan yang tepat
di kalangan milenial meliputi beberapa hal mulai dari tempat tinggal, dana
pendidikan,  kendaraan, liburan, hingga
dana pensiun.





Tetapi,  realita yang
terjadi generasi milenial banyak yang terbalik dalam menentukan prioritas
keuangan.





Mereka justru mengutamakan gaya hidup liburan.





Gaya Hidup Boros





Apalagi, bagi generasi milenial penganut konsep hidup YOLO (You Only Life Once).





"Milenial kebanyakan kebalik prioritasnya. Ini alasan
kenapa kalau milenial enggak hati-hati, bisa saja bangkrut di usia 50 tahun
karena aset mereka isinya galeri liburan," tegasnya.





Jika kesalahan prioritas keuangan tersebut tak segera
diatasi, Prita mewanti-wanti keuangan generasi milenial di masa depan akan
terancam.





Bukan saja untuk diri  sendiri tapi juga berbahaya bagi generasi
selanjutnya atau anaknya.





"Karena kebanyakan akan berpikir menggantungkan
kecukupan masa depan ke anak," ujarnya.


Related Posts

Tips Keuangan: Milenial Melek Finansial
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.