Pabrik Smartphone Samsung Di Cina Kembali Ditutup


Meskipun Samsung adalah salah satu produsen smartphone besar di dunia. Tapi nyatanya penjualan smartphone Samsung di China, tertinggal jauh oleh merek dalam negeri China.





Hadirnya smartphone Samsung di Tiongkok memang kurang disambut baik. Masyarakat Tiongkok sendiri lebih senang menggunakan merek dalam negeri, seperti Huawei dan Xiaomi.





Sebelumnya pada bulan Desember 2018, Samsung telah menutup pabrik smartphone mereka yang ada di Tianjin, China. Baru-baru ini, Samsung dikabarkan menutup kembali pabrik smartphone mereka yang berlokasi di Huizhou, China.





Samsung Tutup Lagi Pabrik Smartphone Di China





Pabrik smartphone Samsung yang berlokasi di Huizhou, adalah pabrik smartphone terakhir yang dimiliki Samsung di China. Dengan ditutupnya pabrik tersebut, artinya Samsung telah menyerah untuk bersaing dengan vendor smartphone lain di Tiongkok.





Seorang analis dari Cape nvestment & Securities bernama Park Soon-soon, mengatakan bahwa pasar smartphone Samsung di Tiongkok sudah menurun. Saat ini Samsung hanya bisa menguasai 1 persen pasar smartphone di China.





Konsumen di China lebih memilih membeli produk Huawei ataupun Apple, jika ingin membeli smartphone premium. Sehingga smartphone Premium Samsung kalah saing di negera itu.





Meskipun kini Samsung sudah tak memiliki pabrik lagi di China, tapi beberapa jenis smartphone Samsung masih dijual di sana. Hanya saja jumlahnya terbatas, karena produknya sudah tidak diproduksi di China lagi.


Related Posts

Pabrik Smartphone Samsung Di Cina Kembali Ditutup
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.