Ribuan Demonstran Hong Kong Gunakan Penutup Wajah


Puluhan ribu demonstran melintasi bagian tengah Hong Kong, untuk menggelar aksi unjuk rasa pada hari minggu (6/10). Masa aksi menggunakan penutup wajah, untuk menentang undang-undang anti penutup wajah yang diberlakukan pemerintah mereka.





Untuk diketahui, undang-undang anti penutup wajah, dapat menjerat orang-orang yang menggunakan penutup wajah ketika berunjuk rasa, dengan hukuman setahun penjara.





"Undang-Undang anti-penutup wajah hanya menyulut kemarahan kami dan akan lebih banyak orang turun ke jalan," ujar Lee, seorang mahasiswa yang mengenakan penutup wajah biru pada aksi itu.





"Kami tidak takut dengan Undang-Undang itu, kami akan terus berjuang. Kami akan berjuang demi kebenaran. Saya memakai penutup wajah untuk memberitahu pemerintah bahwa saya tidak takut," sambungnya.





Ribuan Pendemo Hong Kong Gunakan Penutup Wajah





Pihak Kepolisian Hong Kong khawatir, demonstrasi kali ini akan kembali berujung dengan kericuhan, seperti yang terjadi pada hari Jumat malam (4/10). Sejumlah fasilitas publik pun menjadi sasaran pengerusakan oleh masa aksi.





Sebelumnya, Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam, kembali memberlakukan peraturan yang terakhir kali diterapkan sekitar 50 tahun lalu. Peraturan itu melarang pengunjuk rasa menggunakan penutup wajah, ketika melakukan aksi turun ke jalan.





Aksi demonstrasi di Hong Kong sudah berlangsung selama 4 bulan terakhir. Hal itu membuat kota yang diperintah China itu terjerumus dalam krisis politik paling buruk dalam beberapa dekade.


Related Posts

Ribuan Demonstran Hong Kong Gunakan Penutup Wajah
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.