Operasi Zebra 2019, Pengguna HP Saat Berkendara Naik 100 Persen


Jumlah pelanggaran lalu lintas (Lalin) dalam Operasi Zebra Jaya 2019 meningkat dari tahun 2018. Catatan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya pelanggar Lalin pada tahun 2018 hingga 5 November 2019 paling tinggi dilakukan oleh pengendara roda dua, yakni menggunakan handphone (HP) alias telepon genggam saat berkendara.





Tak tangung-tangung peningkatannya mencapai 100 persen. Operasi Zebra Jaya ini dilakukan sejak pertengahan bulan Oktober hingga awal November tiap tahunnya.





Urutan kedua pelanggaran yang dilakukan pengendara roda dua yakni melawan arus. Pada 2018 kasus melawan arus hanya 14.413 perkara, di tahun 2019 naik 81 persen atau 26.075 perkara.





Pelanggaran selanjutnya yang dilakukan pengendara motor yakni tidak memilmki Surat Izin Mengemudi (SIM). Pada 2018 hanya 8.698 perkara pengendara motor tidak memiliki SIM angka tersebut naik sebesar 47 persen atau 12.745 perkara di tahun 2019.





Kendati demikian ada penurunan signifikan dari pelanggaran yang dilakukan pengendara motor yakni penggunaan helm SNI dan tidak membawa atau memiliki STNK dan pengesahan STNK pertahun.





Di tahun 2018, pelanggar tidak menggunakan pelindung kepala sebesar 8.463 perkara. Angka ini menurun 18 persen di tahun 2019 yakni sebesar 6.959 perkara. Sementara tidak membawa atau memiliki STNK dan pengesahan STNK pertahun mengalami penurunan 24 persen dari tahun sebelumnya. Pada 2018 terdapat 341 perkara, di tahun 2019 menjadi258 perkara.





Berikut hasil Rekapitulasi Operasi Zebra Jaya tahun 2019 berbanding tahun 2018.





  1. Tilang
    Tahun 2018, 110.058 perkara, tahun 2019, 117.895 perkara. Total naik 7.837 atau tujuh persen.
  2. Teguran
    Tahun 2018, 17.744 perkara, tahun 2019, 20.457 perkara. Total naik 2.713 atau 15 persen.
  3. Jumlah kendaraan
    Tahun 2018, 109.712 perkara, tahun 2019, 117.895 perkara. Total naik 8.183 atau tujuh persen.








Jenis pelanggaran pengendara roda empat tahun 2018 berbanding tahun 2019





  1. Melawan arus
    Tahun 2018, nol perkara, tahun 2019, nol perkara. Total tetap.
  2. Menggunakan HP saat berkendara
    Tahun 2018, 927 perkara, tahun 2019, 1.352 perkara. Total naik 425 atau 46 persen.
  3. Berkendara di bawah pengaruh alkohol
    Tahun 2018 nol perkara, tahun 2019 nol perkara. Total tetap.
  4. Melebihi kecepatan
    Tahun 2018 nol perkara, tahun 2019 nol perkara. Total tetap.
  5. Tidak membawa atau memiliki SIM
    Tahun 2018, 3.293 perkara, tahun 2019, 5.129 perkara. Total naik 1.836 atau 56 persen.
  6. Tidak membawa atau memiliki STNK & pengesahan STNK pertahun
    Tahun 2018, 45 perkara, tahun 2019, 67 perkara. Total naik 22 atau 49 persen.
  7. Tidak menggunakan sabuk pengaman
    Tahun 2018, 2.161 perkara, tahun 2019, 1.774 perkara. Total turun 387 perkara atau -18 persen
  8. Menggunakan strobo atau rotator
    Tahun 2018 nol perkara, tahun 2019 nol perkara. Total tetap.





Related Posts

Operasi Zebra 2019, Pengguna HP Saat Berkendara Naik 100 Persen
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.